Beranda / Berita / Detil Berita

22 Jemaah Haji Belitung Timur Kembali ke Tanah Air, Disambut Haru Keluarga di Masjid Agung Darussalam

12/Jun/2026, 14:18 WIB • Fauzi

utama #Jemaah Haji 👁️ 19x dibaca

Manggar, Diskominfo SP Beltim – Sebanyak 22 jemaah haji asal Kabupaten Belitung Timur (Beltim) kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Kedatangan para tamu Allah ini disambut langsung oleh Bupati Beltim, Kamarudin Muten dan Wakil Bupati, Khairil Anwar di Masjid Agung Darussalam Manggar, Kamis (11/6/26) malam.

Rombongan tiba sekitar pukul 22.30 WIB dan langsung diterima secara resmi sebelum diserahkan kembali kepada keluarga masing-masing yang telah menunggu sejak beberapa jam sebelumnya di halaman masjid.

Suasana penyambutan berlangsung penuh haru. Tangis bahagia pecah saat para keluarga bertemu kembali dengan kerabat mereka yang telah menjalani ibadah selama lebih dari satu bulan di Arab Saudi. Beberapa keluarga tampak berebut ingin memeluk dan menyapa anggota keluarganya yang baru tiba.

Kondisi ini sempat menyebabkan antrean jamaah yang turun dari bus menjadi sedikit terhambat akibat tingginya antusiasme keluarga yang ingin menyambut langsung para jamaah. Meski demikian, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Beltim, Hasmaryati mengatakan seluruh jemaah haji asal Beltim berhasil menyelesaikan rangkaian ibadah dan kembali ke daerah dalam kondisi sehat.

"Alhamdulillah seluruh jemaah haji Beltim kembali dalam keadaan sehat walafiat. Tidak ada jamaah yang mengalami kendala serius selama pelaksanaan ibadah haji hingga kembali ke tanah air," ungkap Hasmaryati kepada Diskominfo Beltim. 

Menurutnya, pelaksanaan ibadah haji tahun ini menjadi pengalaman tersendiri karena untuk pertama kalinya penyelenggaraan berada di bawah Kementerian Haji dan Umrah. Secara umum, pelayanan yang diberikan kepada jamaah berjalan baik mulai dari proses administrasi hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

"Tujuan utama kami tentu memberikan pelayanan yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Alhamdulillah secara umum jamaah merasa puas terhadap pelayanan yang diberikan selama menjalankan ibadah haji," ujarnya.

Hasmaryati menjelaskan terdapat sedikit perbedaan dalam proses pemulangan jamaah tahun ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya jamaah Beltim langsung menuju Pulau Belitung, tahun ini rombongan terlebih dahulu transit di Pangkalpinang sebelum melanjutkan perjalanan pulang.

"Kalau tahun-tahun sebelumnya jamaah langsung ke Belitung. Tahun ini kami transit terlebih dahulu di Pangkalpinang karena bergabung dengan jamaah Kota Pangkalpinang. Setelah jamaah Pangkalpinang turun, rombongan langsung melanjutkan perjalanan menuju Belitung," jelasnya.

Semangat Kebersamaan Jadi Kenangan Berharga

Salah seorang jamaah haji asal Beltim, H. Sarifi (73) mengaku bersyukur dapat menunaikan rukun Islam kelima dengan lancar. Selama 41 hari berada di Tanah Suci, ia merasakan pelayanan yang baik serta semangat kebersamaan antar sesama jamaah. Bahkan, saat di tanah suci, Ia sempat bertemu dan bersalaman dengan Wakil Menteri Haji dan Umroh RI, Dahniel Anzar Simanjuntak. 

"Alhamdulillah semuanya berjalan baik. Pelayanan baik, makanan cukup dan kami semua saling membantu satu sama lain selama menjalankan ibadah," ungkap Sarifi.

Menurutnya, mayoritas jamaah Beltim berusia lanjut sehingga semangat gotong royong dan saling membantu menjadi hal yang sangat penting selama berada di Arab Saudi.

"Kami saling tolong-menolong. Kalau ada yang kesulitan berjalan atau membutuhkan bantuan, jamaah lain langsung membantu. Kebersamaan itu yang paling terasa selama di Tanah Suci," ujarnya.

Sarifi juga mengaku terharu karena cita-cita untuk menunaikan ibadah haji akhirnya dapat terwujud setelah menunggu cukup lama. Warga Desa Lalang jaya Kecamatan Manggar pun berpesan agar yang belum sempat memunaikan ibadah haji dapat sejak usai muda. 

"Ini memang cita-cita setiap muslim. Ketika akhirnya bisa berangkat dan kembali dengan selamat, tentu rasanya sangat terharu dan bersyukur," katanya.

Kepulangan para jamaah haji ini sekaligus menandai berakhirnya seluruh rangkaian penyelenggaraan ibadah haji Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi bagi jamaah asal Kabupaten Belitim. Pemkab Beltim berharap para jamaah dapat menjadi haji yang mabrur serta membawa nilai-nilai kebaikan yang diperoleh selama di Tanah Suci ke tengah masyarakat.