Beranda / Berita / Detil Berita

Berlian Cup 2026 Mengguncang Dendang (52 Tim Siap Bertarung di Turnamen Voli Open Bergengsi)

03/Apr/2026, 21:07 WIB • Fauzi

utama #Turnamen Voli #Berlian Cup 2026 👁️ 12x dibaca

Dendang, Diskominfo SP Beltim – Atmosfer olahraga di Desa Balok, Kecamatan Dendang, langsung memanas. Wakil Bupati Belitung Timur, Khairil Anwar resmi membuka turnamen bola voli open Berlian Cup 2026, Jumat (3/4/2026) Sore.

Sebanyak 52 tim siap bertarung dalam kompetisi sarat gengsi dan adu kualitas. Turnamen yang untuk pertama kalinya digelar ini menghadirkan 33 tim putra dan 19 tim putri, tidak hanya dari Kabupaten Beltim, tetapi juga dari berbagai daerah di Pulau Belitung. 

Dengan sistem gugur, persaingan dipastikan berlangsung ketat hingga partai final yang dijadwalkan pada 3 Mei 2026 mendatang. Apalagi panitia menyiapkan total Rp55 juta untuk seluruh hadiah.  

Ketua Panitia Berlian Cup, Martoni mengungkapkan antusiasme peserta menjadi sinyal kuat bahwa turnamen ini langsung mendapat tempat di hati pecinta voli.

“Kegiatan ini menjadi awal yang sangat baik untuk turnamen yang baru pertama kali kami selenggarakan,” kata Martoni.

Mengusung konsep open 3, setiap tim diperbolehkan menurunkan maksimal tiga pemain dari luar Pulau Belitung. Skema ini membuat kualitas pertandingan meningkat drastis dan menghadirkan potensi laga-laga sengit di setiap pertandingan.

“Dengan format open ini, banyak tim membawa pemain dari luar daerah. Bisa dibilang nanti pertandingan akan bertabur pemain-pemain berkualitas, sehingga daya tariknya semakin tinggi,” terang Martoni.

Meski demikian, Martoni mengakui dinamika penyelenggaraan sempat memengaruhi jumlah peserta. Munculnya turnamen lain di waktu yang berdekatan membuat sebagian tim mempertimbangkan ulang keikutsertaan mereka.

“Awalnya kami membuka peluang seluas-luasnya bagi peserta. Namun karena ada beberapa turnamen lain yang juga digelar, sebagian tim memilih berpencar. Meski begitu, yang ikut sekarang justru banyak tim besar,” ungkapnya.

Warga Desa Balok ini menegaskan, panitia tidak berfokus pada kuantitas semata, melainkan ingin menghadirkan turnamen yang hidup, kompetitif, dan mampu menarik perhatian penonton.

“Kami ingin turnamen ini benar-benar ramai, diminati masyarakat, dan ke depan bisa menjadi salah satu turnamen paling bergengsi di Kabupaten Beltim,” harap Martoni.

Wabup: Jangan Rusak Turnamen dengan Protes, Junjung Tinggi Fair Play

Di tengah tingginya tensi pertandingan, Wakil Bupati Beltim, Khairil Anwar mengingatkan keras seluruh peserta untuk menjaga sportivitas dan mematuhi aturan yang telah disepakati.

Menurutnya, berbagai insiden yang kerap terjadi dalam turnamen voli umumnya bukan karena pertandingan itu sendiri, melainkan karena ketidakpatuhan terhadap aturan.

“Baik panitia maupun klub harus taat pada aturan yang sudah dibahas dalam technical meeting. Jangan lagi mencari-cari aturan di luar kesepakatan yang sudah dibuat,” tegasnya.

Khairil yang juga Ketua PBVSI Beltim ini menyoroti kebiasaan sebagian pihak yang kerap memicu konflik di lapangan, mulai dari protes berlebihan hingga perdebatan yang tidak perlu.

“Sering kali kita lihat, pemain ingin jadi wasit, wasit disalahkan, akhirnya muncul protes. Ini yang harus dihentikan. Semua harus kembali ke aturan,” kat Khairil.

Mantan Camat Dendang ini menegaskan, seluruh kewenangan pertandingan berada di tangan panitia dan perangkat wasit, sehingga setiap keputusan harus dihormati demi menjaga kualitas kompetisi.

“Kita tidak ingin ada insiden yang merusak jalannya turnamen. Serahkan kepada panitia dan wasit agar pertandingan berjalan baik, aman, dan menjunjung tinggi fair play,” ujarnya.

Dengan jumlah peserta yang besar, format kompetisi terbuka, serta potensi kehadiran pemain luar daerah, Berlian Cup 2026 diproyeksikan menjadi salah satu turnamen voli paling menarik di Kabupaten Beltim tahun ini. Turnamen ini sekaligus menjadi panggung pembuktian bagi tim-tim terbaik untuk unjuk kemampuan.