Manggar, Diskominfo SP Beltim – Persiapan kontingen Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Kepulauan Bangka Belitung kembali dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Beltim bersama pemerintah daerah, KONI dan jajaran kontingen, Selasa (29/9/2026) sore.
RDP yang digelar di Ruang Rapat DPRD Beltim tersebut menjadi pertemuan sedikitnya yang kelima dengan pembahasan utama terkait kebutuhan anggaran keikutsertaan kontingen. Rapat berlangsung alot, terutama menyangkut kebutuhan keberangkatan serta kekurangan anggaran perlengkapan dan fasilitas kontingen yang diperkirakan mencapai sekitar Rp730 juta. Sementara pelaksanaan Porprov VII dijadwalkan berlangsung pada November 2026 atau sekitar satu bulan lagi.
Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Beltim Fezzi Uktolseja. Turut hadir Wakil Ketua DPRD Agus Firmansyah, Ketua Komisi III Akhiruddin, sejumlah anggota DPRD, serta jajaran eksekutif yang dipimpin Sekretaris Daerah Beltim Erna Kunondo selaku Ketua TAPD.
Hadir pula Inspektur Daerah Haryanto, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Ester Rumata, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Amrizal, Ketua Umum KONI Beltim Hendro, serta Wakil Ketua Kontingen Porprov Beltim Idwan Fikri.
Ketua DPRD Beltim Fezzi Uktolseja mengatakan, pembahasan RDP kali ini mulai menghasilkan solusi untuk kebutuhan keberangkatan kontingen. Namun, penyelesaiannya tetap harus memperhatikan ketentuan administrasi dan hukum yang berlaku.
Menurutnya, DPRD akan mendorong adanya pertemuan antara KONI, Dispora dan Inspektorat untuk memastikan mekanisme keberangkatan kontingen tidak bertentangan dengan ketentuan perjalanan dinas ke luar daerah.
“Jadi kita sudah sepakat nanti untuk keberangkatan akan memanggil KONI dan Dispora dengan bantuan Inspektorat terkait panduan masalah hukum. Jangan sampai ada yang menyalahi, karena keberangkatan ini menggunakan dana Dispora,” ungkap Fezzi.
Perlunya Sinkronisasi Data KONI dan Dispora
Fezzi berharap persoalan tersebut dapat segera diselesaikan sehingga tidak ada atlet maupun perangkat kontingen yang tertinggal saat keberangkatan. Di sisi lain, kebutuhan perlengkapan dan fasilitas kontingen masih menjadi pekerjaan bersama. Ia mengatakan, pemerintah daerah, kontingen dan pihak terkait masih berupaya mencari solusi atas kekurangan anggaran tersebut.
“Untuk kekurangan biaya perlengkapan, ini juga tadi sedang kita usahakan. Kontingen sedang berusaha, wakil ketua kontingen juga sedang berusaha. Mudah-mudahan nanti ada solusinya. Intinya kita sepakat bahwa semua tim sudah siap untuk berangkat dan memberikan hasil yang terbaik untuk Belitung Timur,” kata Fezzi.
Politisi PDI P ini juga menyoroti perlunya sinkronisasi data antara KONI dan Dispora. Menurutnya, persoalan administrasi dan kebutuhan anggaran akan lebih mudah diselesaikan apabila kedua pihak memiliki data yang sama. Karena itu, Pemkab Beltim akan mengumpulkan pihak-pihak terkait untuk melakukan sinkronisasi tersebut.
Menurut Fezzi, sinkronisasi diperlukan agar seluruh kebutuhan kontingen dapat dipetakan secara jelas dan tidak kembali menimbulkan perbedaan data dalam pembahasan anggaran.
“Dari DPRD sempat ada, walaupun kata-kata KONI dan Dispora, duduk satu meja menyelesaikan masalah-masalah ini biar kompak. Dispora ini kan bapaknya KONI itu anaknya, harusnya bapak sama anak kompak, komunikasi bagus,” harapnya.
KONI Beltim: Ada Titik Temu untuk Anggaran Keberangkatan
Ketua Umum KONI Beltim, Hendro mengatakan pihaknya menghargai proses pembahasan bersama yang dilakukan Pemkab dan DPRD Beltim. Menurutnya, Porprov merupakan agenda yang membawa nama daerah sehingga penyelesaiannya membutuhkan pembicaraan bersama.
“Hari ini sudah ada titik temu untuk keberangkatan, minimal untuk penginapan serta makan dan minum atlet. Kita pastinya harus menjamin kenyamanan atlet,” kata Hendro.
Hendro menyebut kebutuhan keberangkatan kontingen juga mencakup panitia kontingen. Berdasarkan pembahasan, kebutuhan tersebut telah dihitung dan masih akan dibahas kembali untuk memastikan kecukupan anggaran.
Ditegaskannya, bagi KONI kebutuhan keberangkatan kontingen bukan sekadar persoalan administratif, tetapi menyangkut kesiapan atlet yang akan membawa nama Beltim dalam ajang olahraga tingkat provinsi.
“Ini bukan masalah sanggup atau tidak sanggup. Kalau kita berpikir untuk daerah kita, harus bisa dijalankan,” ujarnya.
Tambahan Anggaran dari Sponsorship Masih Diupayakan
Sementara itu, Ketua Kontingen Porprov Beltim, Khairil Anwar mengatakan kebutuhan perlengkapan kontingen menjadi bagian yang masih harus dicarikan jalan keluarnya.
Menurut Khairil, pihak kontingen telah berupaya mencari dukungan melalui sponsorship dengan mendatangi sejumlah perusahaan. Namun, upaya tersebut masih membutuhkan dukungan dan komunikasi dari pihak yang memiliki kewenangan lebih tinggi.
“Untuk perlengkapan, sebetulnya itu bukan tanggung jawab ketua kontingen dan anggota. Kami sebenarnya tinggal menjalankan. Di sini letak kebersamaan dalam rangka pemenuhan itu,” kata Khairil.
Khairil yang didampingi Wakil Ketua Kontingen. Idwan Fikri, mengatakan pihak kontingen telah melakukan komunikasi dengan sejumlah perusahaan untuk mendapatkan dukungan, namun belum seluruhnya memberikan kepastian.
“Kami sudah ke Bank Sumsel, ke PT PIP, kemudian kami ke PT Timah, dan hari ini ke PT SWP. Mereka tetap mengatakan bahwa ini butuh perintah yang lebih atas atau jabatan yang lebih atas di pusat,” ungkap Khairil.
Wakil Bupati Beltim ini menyebut pihaknya masih mengupayakan dukungan sponsorship. Salah satu pengajuan yang telah disiapkan berada di kisaran Rp200 juta, dengan harapan dukungan yang diperoleh dapat lebih besar.
“Mudah-mudahan Rp300 juta. Jadi kita menuju sponsorship itu, sebetulnya penekannya dari atas. Baru kita di-backup,” harapnya.
Dengan waktu pelaksanaan Porprov VII yang semakin dekat, DPRD, pemerintah daerah, KONI dan kontingen masih akan melanjutkan pembahasan untuk memastikan kebutuhan keberangkatan dan perlengkapan dapat diselesaikan sesuai ketentuan. RDP tersebut sekaligus menjadi upaya mempertemukan seluruh pihak agar persoalan anggaran tidak menghambat kesiapan kontingen Beltim menghadapi Porprov VII November mendatang.